Protokol Jaringan
Pengenalan Protokol Jaringan
Halo, selamat datang di blog saya. Pada kesempatan kali ini saya akan sharing tentang protokol jaringan meliputi ICMP, POP3, SMTP, FTP dan ARP, perbedaan Ipv4 dan Ipv6, serta penjelasan mengenai 7 layer OSI.
ICMP, POP3, SMTP, FTP dan ARP
1)
ICMP
(Internet Control
Message Protocol)
ICMP adalah Protokol yang digunakan untuk
memberikan kiriman pesan – pesan ke dalam sebuah jaringan, mulai dari
mengirimkan pesan error, pesan diterima, hubungan putus atau connection lost,
dan sebagainya. Dengan adanya protokol ini, maka jaringan akan mengetahui
respon – respon yang terjadi selama konektivitas didalam jaringan itu
berlangsung.
Fungsi dari ICMP adalah :
a)
Membantu proses error handling atau melaporkan apabila terjadi error pada sebuah
jaringan.
b)
Membantu control procedure atau prosedur pengaturan pada sebuah jaringan.
c)
Menyediakan
pengendalian error dan pengendalian harus pada network layer atau lapiran jaringan.
d)
Mendeteksi terjadinya error pada
jaringan, seperti connection lost,
kemacetan jaringan, dan sebagainya.
|
|
|
Ilustrasi ICMP
|
2)
POP3
(Post Office Protocol
3)
POP3 adalah Protokol yang memiliki fungsi
seperti bis surat dan digunakan di dalam e-mail client yang kita miliki untuk
mengambil dan membaca e-mail yang masuk.
Fungsi dari POP3 :
Fungsi dari POP3 adalah untuk menyimpan sementara e-mail yang terkirim di dalam
sebuah e-mail server, dan kemudian meneruskannya ke dalam e-mail client, dimana
baru akan terrespon ketika e-mail tersebut sudah dibuka oleh user yang berhak
(mereka yang memegang username dan juga password dari alamat e-mail).
3)
SMTP (Simple
Mail Transfer Protocol)
SMTP adalah Protokol untuk melakukan proses
pengiriman dan penerimaan (proses transfer sebuah surat secara elektronik),
namun dengan menggunakan sebuah acara teknis yang simple dan mudah untuk
dipaham dan diimplementasikan.
Fungsi dari SMTP :
Fungsi dari SMTP sendiri ialah untuk membantu user mengirimkan surat elektronik
/ e-mail kepada penerima. Kita sebagai seorang user dapat mengirimkan pesan
elektronik atau e-mail kepada penerima.
|
|
|
Ilustrasi SMTP
|
4)
FTP (File Trasfer Protocol)
FTP adalah sebuah protokol internet yang
memungkinkan untuk melakukan transfer file antar perangkat dalam suatu jaringan
yang menggunakan koneksi TCP. Didalam FTP
terdapat dua komponen utama yang dapat digunakan, yakni FTP Server dan FTP Client.
FTP Server merupakan sebuah perangkat yang
berfungsi untuk memberikan akses file, mendownload, dan menambah suatu file
didalamnya.
FTP Client berfungsi untuk mengakses FTP Server dengan menggunakan akun yang
sudah diberikan akses oleh FTP Server.
|
|
|
Ilustrasi FTP
|
5)
ARP (Address Resolution
Protocol)
ARP merupakan penghubung antara datalink
layer dan IP layer pada TCP/IP. Semua komunikasi yang berbasis
Ethernet menggunakan protokol ARP
ini. Intinya setiap komputer atau device yang akan berkomunikasi pasti akan
melakukan transaksi atau tukar menukar informasi terkait antara IP dan MAC Address.
ARP berfungsi memetakan IP address menjadi MAC (Media Access Control)
Address.
Perbedaan
Antara IPv4 dan IPv6
1)
IPv4
a.
Panjang alamat 32-bit
b.
Kurang mendukung untuk penggunaan mobile internet protocol sehingga
menyebabkan roaming
2)
IPv6
a.
Panjang alamat 128-bit
b.
Mendukung mobile internet protocol sehingga mendapat julukan mobile IP
7 layer OSI
OSI (Open
System Interconnetcion) adalah standar komunikasi yang diterapkan di dalam
jaringan komputer. Standar itulah yang menyebabkan seluruh alat komunikasi
dapat saling berkomunikasi melalui jaringan.
Berikut adalah 7 layer OSI :
1)
Layer Physical
Layer
physical Merupakan layer kesatu atau layer bawah pada model referensi OSI
layer. Pada layer ini data diterima dari data link layer berupa Frame yang dan
diubah menjadi Bitstream yang akan dikirim ketujuan berupa sinyal melalui media
komunikasi.
2)
Layer Data Link
Merupakan
layer kedua pada model referensi OSI layer. Pada layer ini data diterima dari network
layer berupa Paket yang kemudian diencapsulasi menjadi Frame, dengan memberikan
layer-2 header. Dan kemudian dikirim ke phisycal layer untuk diteruskan ke
penerima.
3)
Layer Network
Merupakan
layer ketiga pada model referensi OSI layer. Layer ini berfungsi sebagai
mengantarkan paket ketujuan, yang dikenal dengan Routing. Layer ini mengontrol
paket yang akan dikirim ke data link layer dengan cara mencari route yang
paling murah dan cepat.
4)
Layer Transport
Merupakan
layer keempat pada model referensi OSI layer. Layer ini mampu memberikan
layanan berupa Multiduplexing dan Demultiduplexing, sehingga pada layer ini
memungkinkan sebuah host dapat melayani lebih dari satu proses.
5)
Layer Session
Merupakan
layer kelima pada model referensi OSI layer. Lapisan ini membuka, merawat,
mengendalikan dan melakukan hubungan antar simpul. Pada layer ini data di
transfer dengan jernih dan terkait antara satu dengan yang lain, tetapi
kualitas data tersebut akan mengalami delay, through-put.
6)
Layer Presentation
Sari
model OSI melakukan hanya suatu fungsi tunggal yaitu translasi dari berbagai
tipe pada syntax sistem. Sebagai contoh, suatu koneksi antara PC dan mainframe
membutuhkan konversi dari EBCDIC character-encoding format ke ASCII dan banyak
faktor yang perlu dipertimbangkan.
7)
Layer Application






Komentar
Posting Komentar